Menanti keajaiban

Alkisah pada tahun 90-an, dua orang mahasiswa PhD dari standford university, membangun sebuah searh engine. Mereka adalah Larry page dan Sergey Brin. Niat awal mereka sangat mulia, membangun sebuah database raksasa yang bisa mengindeks seluruh halaman web di dunia, serta membuat algoritma untuk mengurutkan indeks tersebut, untuk menampilkan hasil pencarian yang paling relevan dengan apa yang dicari oleh pengguna intenet. Pada awalnya hanya niat itu yang mereka punya, tanpa niatan untuk menjadi kaya. Seperti motto mereka “don’t be evil“.
Dan apa yang terjadi saudara-saudara? Ya, mereka dicemooh oleh perusahaan2 dotcom besar pada masa itu, tidak ada perusahaan yang mau menggunakan (membeli) mesin pencari mereka, yahoo, dll. Perusahaan2 itu (pada masa itu) menganggap mesin pencari hanya tools yang kurang berguna, kurang mendatangkan profit.
Akhirnya mereka terpaksa mempending PhD mereka dan membangun sendiri Google. Dan singkat cerita… sekarang Google telah menjelma sebagai mesin uang yang luar biasa dahsatnya. bahkan siap mencaplok perusahaan2 dotcom lain, juga perusahaan2 yang dulu mencemooh mereka… Bisa dibaca disini

Nah, sekarang pertanyaannya..
kowe crito opo to bri? ra nyambung karo judule.

Makanya, ikuti terus cerita selanjutnya.
Setelah dua kali posting yang kontra dengan keputusan pemerintah menaikkan harga bbm, “say no to …” and “tragedi blt“. Sekarang saya coba posting yang sedikit pro lah. Karena memang akhirnya harga BBM naik juga, walau bagaimana-bagaimanapun gw ya musti tetep beli tuh bensin yang harganya 6000 rupiah. Seperti kata sebuah komen di blog ini, wes ngono yo ngono... mau bagemana lagi.
yah sudahlah… mari kita terima kenaikan harga BBM dengan hati ikhlas saja, insyaallah orang ikhlas tu jauh dari stress. Dan diiringi do’a semoga kedepannya labih baik.

Lho, piye to Bri, kowe malah OOT, nyinggung2 harga BBM lagi. Gw masih semangat demo nih. Ayo terus berjuang!!

Se’ se’ sante dabNgene loh.. yang mau saya hubungkan adalah, dahulu mas sergey dan kang brain tuh kan dicemooh2 tuh pada awal2 beliau2 membangun google. E lah bujuk, buktinya sekarang ini, era tahun 2000, google menjadi sebuah perusahaan terhebat, sahamnya terus meroket naik, perusahaan2 dotcom dicaploknya, dll. Dan diluar profit material itu, pengguna internet juga makin mudah untuk mencari informasi di jaringan internet yang berisi milyaran database. Makin mudah menemukan hasil pencarian yang paling relevan (pass) dengan apa yang dicari, sehingga ilmu pengetahuan semakin berkembang pesat, dll dll…
Juga kisah2 orang2 habat lain, penemu2 yang awalanya dianggap gila, dicemooh, dihina, eeee ternyata penemuannya sangat berguna.
Juga kisah para Nabi, Nabi nuh yang dihina dina, bahkan kapal nya diberakin orang2 kafir… eee ternyata beneran banjir. dll dll…

Nah.. saat ini kan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM kan dicemooh dimana2, para mahasiswa tak kenal lelah demo, orang2 yang so’ penting juga angkat bicara, Mbak mega terang2an menolak, dll.
Dan saya juga menolak lho, jangan salah. Tapi kita harus menyikapi ini dengan (so’) bijak. (belajar dari sejarah, menilik cerita2 datas). Semoga keputusan pemerintah tersebut adalah keputusan yang baik, bukan suatu langkah yang buruk, sehingga di masa yang akan datang rakyat Indonesia maskin sejahtera, makin makmur. Amin….

Yang bisa saya (kita) perbuat sekarang adalah.
menanti keajaiban….

============================
A: oo, jadi ngono to, yo yo. dong aku kang. Lha kok kowe nembe ngomong saiki Bri? kan wis meh seminggu bensine mundak?
Q: Halah, kowe kuwi. wes tak tutup dengan kongklusi “menanti kejaiban…” kon esih takon bae. Jadi ceritanya akhirnya hari ini saya baru (terpaksa) mbeli tuh bensin yang harganya 6rebu perak. Jadinya baru krasa, hehe. terakhir beli tu ya jumat (karena emang tangki cbku dah kosong), dan di-irit-irit… banget.🙂

Menanti keajaiban

5 pemikiran pada “Menanti keajaiban

  1. Jarang sekali ada orang yang bisa menemukan sisi positif dari ricuhnya situasi di negeri kita akhir-akhir ini.
    Salut.

    Salam kenal ya! Happy blogging.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s