Tangan Robot Tawan Tidak Sepenuhnya HOAX

Setelah hingar bingar Bom Thamrin #KamiTidakTakut sudah lewat, rakyat Indonesia kembali digemparkan dengan penemuan fenomenal dari seorang kreatif dari bali I Wayan Sutawan atau yang sekerang yang terkenal dengan Manusia Robot Iron Man dari Bali.

Tangan Robot Tawan
Tangan Robot

Media ramai-ramai memberitakan, mulai dari media lokal, media nasional sampai BBC Indonesia turut memberitakan. Pemerintah bahkan siap mendukung. Semua mengapresiasi kreatifitas dari bli Tawan ini.

Namun, beberapa netizen pun meragukan kebenaran mesin tersebut. Penjelasan Mahasiswa Elektro Unhas. Salah satu fesbookers Neko Dasuki juga menjelaskan secara rinci mengapa lengan robot ini hoax.

Lengan robot tersebut di klaim menggunakan prinsip Electroencephalography (EEG).

Lengan Robot HOAX alias Bohong

Ya, dari sisi elektronika & robotik, saya mengamini pendapat yang mengatakan lengan robot ini hoax. Tidak perlu ditulis lagi satu persatu, silakan kunjungi link diatas.

Simple saja, pengalaman sendiri dulu waktu masih mahasiswa sempet praktikum bikin PCB, keliatannya gampang, tapi pada prakteknya salah celup atau kelamaan dikit aja, rangkaian bisa tidak berjalan karena sambungan tidak sempurna. Apalagi ini yang dibangun dari barang rongsokan. dalam waktu 4 bulan! super cool!!

Dan untuk menerjemahkan sinyal otak ke lengan robot tidak sesimple itu juga. Kalau dilihat dari mesin EEG saja elektroda yang ditempelkan untuk menangkap sinyal saja hampir seluruh kepala.

220px-eeg_cap

Kesimpulan: dari sisi teknik, lengan robot bli Tawan bohong alias HOAX

Note: kesimpulan saya hanya berupa asumsi dari hasil liat vidio dan berita saja, mungkin nanti pakar robot dari ITS yang kabarnya akan meneliti penemuan bli Tawan ini akan mengkorfirmasinya secara lebih ilmiah.

It’s Work!

Ok kalo itu hoax, tapi tangan robot itu bekerja lho mas!

Jika dilihat di vidionya, awalnya tangannya yang kiri lunglai, lalu dipasangkan di mesin robot ini, kemudian setelah konsentrasi sejenak, kemudian tangan kiri robotnya dapat digerak-gerakkan.

Yap, mesin ini bekerja, mampu membantu sang penemu bekerja mengelas dan sebagainya. Namun hanya beliau saja yang bisa menggerakkannya, orang lain, wartawan mencobanya namun gagal.

Tangan Robot ini hanya bekerja di tangan kiri bli Tawan.
Tangan Kiri bli Tawan hanya bergerak jika dipasangakan Robot di tangannya.

technically hoax but its work?

Psikosomatis

Psikosomatis secara sederhananya adalah penyakit fisik disebabkan oleh gangguan psikis atau mental.

Menurut cerita tiba-tiba saja setelah bangun tidur, tangan Tawan tidak bisa digerakkan. seolah-olah lumpuh, padahal tangannya baik-baik saja.

Entah ada suatu gangguan apa yang menyebabkan secara psikis Tawan tidak mampu menggerakkan tangannya, namun setelah mengenakan “mahkota” dan tangan robot “shield” nya, dia mampu menggerakkan tangan kirinya kembali.

 

Sugesti

Secara teknik elektro dan robotika robot ini tak bekerja, akhirnya saya sampai pada asumsi bahwa cara kerja tangan robot ini hanya berdasarkan sugesti.

Dengan mengenakan “mahkota” besi berisi lampu led kedip kedip, dan mengenakan lengan robot bertenaga hidrolik, gear di sikunya, motherboard dan aki di punggungnya, Tawan mengsugesti dirinya sendiri, atau boleh dikata menghipnotis dirinya sendiri, bahwa tangan kirinya bisa bergerak, dia akhirnya dapat menggerakkan tangan kirinya dengan kekuatan otaknyasendiri .

Seperti yang kemudian diralat lagi oleh beliau, ternyata memang tidak secanggih eeg:

“Prinsipnya seperti alat detektor kebohongan,” lantas Tawan menjelaskan. “Jadi saya ngarang-ngarang di kepala. Sehigga sinyal itu tertangkap alat. Itu saya manfaatkan dengan memberikan daya.”
~bbc

Seperti yang terlihat di vidio, untuk menyalakan alatnya, Tawan berkonsentrasi terlebih dahulu, ini seperti proses menghipnotis diri sendiri, memberi sugesti bahwa tangannya bisa bergerak dengan bantuan lengan robot ini.

Berkonsentrasi untuk menyalakan robot
Tangan Robot

Hachimaki

Sebuah hachimaki (鉢巻) adalah ikat kepala yang menjadi salah satu budaya orang Jepang, yang biasanya dibuat dari kain berwarna merah ataupun putih sebagai simbol semangat dan ketekunan pemakainya.

Hachimaki Simbol kekuatan orang Jepang
Hachimaki Simbol kekuatan orang Jepang

Hachimaki digunakan oleh siapa saja dengan profesi apa saja seperti pelajar, karyawan, atlet, pekerja, bahkan geng motor pun juga, dan masih banyak lagi.

Analoginya sederhananya seperti orang yang memakai hachimaki, pakai ataupun tidak, sebenarnya orang itu punya kekuatan dan kemampuan yang sama untuk melakukan suatu pekerjaan, namun setelah memakainya, dia dapat bekerja lebih semangat dan lebih tekun.

Sama seperti kasus tawan, tangan dan mahkota robotnya tersebut hanya berupa simbol atau pakaian kerja dia saja, yang membuat dia lebih pede, lebih tekun, dan lebih semangat bekerja. Bedanya tanpa tangan robotnya, tangan kiri Tawan tidak mampu digerakkan.

Mungkin beliau sebenarnya dapat bekerja tanpa tangan robotnya, namun perlu terapi dari psikolog atau ahli hipnotis.

Ini hoax tapi tidak sepenuhnya hoax

it’s technically hoax but it’s work!.

Ke-hoax-an (secara teknik) ini suatu saat akan terungkap, setidak-tidaknya penjelasan secara psikologi ini dapat membantu menjawab fenomenanya, sehingga nantinya tidak saling menyalahkan dan saling menyinyir.

Mungkin karena keterbatasan penemu, dan kehobohan awak media saja hal ini jadi booming dan uar biasa.

Namun tetap apresiasi tinggi kepada bli Tawan, keterbatasan materi tidak membatasi kreatifitasnya untuk terus berjuang untuk keluarganya.
Inspiring banged.

Dan hikmahnya mendapat perhatian dari pemerintah, semoga bantuan-bantuan yang diterima mampu meningkatkan taraf hidupnya.
Harapannya akademisi dapat meneliti labih lanjut temuan tangan robot ini, bukan hanya ahli robot, juga dari bidang kedokteran, psikologi, sehingga bisa mengungkapnya lebih ilmiah demi kemajuan bangsa.

Maju terus Indonesiaku!!

dan akhir kata mohon maaf atas keterbatasan penulis.

Tangan Robot Tawan Tidak Sepenuhnya HOAX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s