men dewa-dewakan cinta

DEWA 19, DEWA, salah satu band sukses Indonesia. Salah satu band yang hampir selalu mengusung tema-tema cinta dalam setiap lagunya, lagu-lagu tentang cinta, lagu-lagu yang mendewa-dewakan cinta. republik cinta, dcc. dcb (dan cinta- cinta dan cinta sebagainya)
Ahmad Dani, pentolan group ini memang seorang yang paling berpengaruh dalam group band ini, seolah-olah dani ya dewa, dani ya presiden republik cinta.

Tapi menilik gosip dan kabar yang santer-santer saat ini, gimana kisah cinta dan keluarga Dani dan Maia sendiri, yang diujung tanduk. Sangat tidak republik cinta banget lah..

Saya teringat kata-kata “jangan terlalu”. Sepertinya kasus ini cukup memberikan pelajaran, janganlah terlalu, karena dunia ini fana, janganlah berlebih-lebihan, jangan terlalu dendewa-dewakan sesuatu apalagi mendewa-dewakan cinta, jangan terlalu dah… yang terlalu terkadang kurang baik impilkasinya.

men dewa-dewakan cinta

Gatal kangen

Ini cerita lucu pengalaman kawanku beberapa waktu lalu. kejadian ini terjadi di kantornya.

Kawanku ini, si Wahyu, seorang pekerja kantoran yang rajin, saking rajinnya terkadang dia istirahat siang cuma sebentar sekali, dan langsung kembali melanjutkan pekerjaannya, bahkan terkadang tidak istirahat siang sama sekali. Pada suatu siang, sekitar akhir2 tahun, pekerjaan dia menumpuk, dia tidak istirahat siang itu, terus saja asik dengan laporannya.
Semua rekan kerjanya beristirahat, hanya dia yang di kantor. Hampir pukul satu, terdengar sekelompok ibu2 muda masuk kembali ke tempat kerja sambil ngerumpi. Mereka mungkin ga tahu kalo masih ada orang di kantor, dan wahyu pun ga ngelihat mereka, posisi duduk si Wahyu memang terhalang sekat2. Cuma suara mereka yang terdengar.
Sebenarnya kawanku ini awalnya ga mempedulikan obrolan mereka, namun ada kata2 yg mengelitik yang sempat dia dengarkan.

“Cie.. tau deh yang penganten baru..”
“Iya tu, baru ditinggal dua hari aja udah kangen”
“Pergi kemana to lakilu jeng?”
“itu.. kantornya buka cabang lagi di medan, dia handle dulu seminggu”
“wah, lama amat, mana tahan….”
“pasti pentilnya mulai gatel-gatel tu..”
“haha ha…”
“hus! sst!!…”
“hahaha…”

Kawanku yang satu ini cengar cengir sendiri mendengar pembicaraan ibu2 tadi, lalu melanjutkan pekerjaannya.
…………………

Akhir cerita, dia ternyata cukup penasaran antara hubungan pentil gatel dengan kangen, sampai akhirnya dia bercerita padaku. Dan kemudian, kamipun terlibat perdebatan ga mutu yang ga genah, sampai-sampai tidak ada kesimpulan yang dapat diambil, hehehe…
Atau mungkin itu memang salah satu rahasia alam, yang emang bukan untuk dihubung-hubungkan dengan apa2. Paling juga gatel karena ga pernah ganti bra, apa ada semut kecil yang masuk, dan ga ada hubungannya apa-apa dengan kangen. hehe

Dan kami tetap saja bingung, emangnya ada ya korelasi antara pentil gatel dengan rasa kangen seseorang terhadap pasangannya?? hehe

Gatal kangen